Benahi Kompetisi Dulu, Baru Piala Dunia

Jakarta – Niat Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 atau 2022 mengundang banka komentar. Menurut Vennard Hutabarat, sebaiknya Indonesia membenahi kompetisi dulu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Indonesia telah mengirimkan proposal kepada FIFA untk bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia. Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengungkapkan bahwa jika kesiapan Indonesia nantinya akan ditinjau ulang oleh FIFA.

 

Menegpora Adhyaksa Dault mendukung penuh usaha ini. Ia optimistis Indonesia akan mampu menjalankannya. Terbukti, menurutnya, di masa lalu Indonesia mampu menggelar event internasional seperti A1GP di Sirkuit Sentul dan Piala Asia 2007.

Namun, menurut Vennard, ada baiknya apabila kesiapan itu berbentuk pembenahan kompetisi di dalam negeri dahulu.

“Realistis aja deh. Sekarang gimana kita mau menjadi tuan rumah Piala Dunia sementara kompetisi kita sendiri saja belum beres,” ujar presiden APPI (Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional Indonesia) ini.

“Cobalah lihat stadion berapa yang bisa memenuhi kapasitas. Maka dari itu lebih baik kita benahi kompetisi dulu,” tandasnya.

Menyoal stadion, sebelum ini Ashyaksa sudah menyatakan bahwa stadion-stadion di Indonesia akan siap untuk menjadi venue. Ia kemudian menyebutkan beberapa stadion yang sudah berdiri sesuai standar internasional, yakni Gelora Sriwijaya di Jakabaring, Sumatera Selatan, dan Stadion Palaran, yang tahun lalu dipakai untuk PON XVII di Samarinda.

Iklan

One response to “Benahi Kompetisi Dulu, Baru Piala Dunia

  1. Sebuah usaha yang progresif. Namun ada betulnya juga bila lebih baik membenahi kompetisi dan kondisi stadion di tanah air. Dan yang paling perlu dibenahi adalah kondisi ekonomi negara yang lagi morat marit.
    Salam dari Tenggara Pulau Kalimantan, jika ingin tahu daerah kami silakan visite ke http://www.independen.co.cc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s